Jumlah peserta : 2 atau lebih Usia : 6 tahun ke atas Bahan yang diperlukan : mangkuk besar dari stainless steel atau plastik; beberapa keping uang logam; tempat air berisi air; selofan bening Sebelum mulai, lekatkan beberapa keping uang logam di dalam dasar mangkuk dengan menggunakan selofan bening, lalu letakkan mangkuk di atas meja. Mintalah seorang anak untuk berdiri mendekat ke meja dan menggambarkan apa yang dilihatnya di dalam mangkuk itu mewakili sebuah “harta” yang tersembunyi di dalam sifat atau pribadi anak itu. anda juga boleh menyebutkan setiap sifat anak Anda saat Anda menempelkan atau menunjukan uang logam di dasar mangkuk—kemampuan artistiknya, sifat optimistisnya, kesediaannya membantu orang lain, sifat suka menolongnya, kebaikannya pada bintang, dan sebagainya. Semua anak memiliki sifat-sifat positif, tetapi mereka kurang sering mendengarnya disebutkan. Ini saat tepat dan menyenangan untuk memerhatikan hal-hal membuat yang unik setiap anak. Jika Anda melakukan kegiatan ini dengan sekelompok anak, Anda bisa membicarakan sifat-sifat baik secara umum.
Sekarang, mintalah anak itu untuk menjauh dari meja secara perlahan-lahan. Katakan untuk tetap memandang mangkuk saat dia berjalan mundur. Mintalah dia untuk terus mundur sampai tak bisa lagi melihat uang logam yang ada di dasar mangkuk. Mintalah anak itu untuk tetap di tempatnya. Pada saat ini, bicarakan tentang hal-hal dalam hidup yang terkadang membuat kita tak bisa melihat sifat istimewa yang kita miliki dan mulai memandang rendah diri kita. Bergantung pada usia anak, hal-hal itu bisa termasuk guru yang serewet dalam mata pelajaran tertentu di sekolah, tidak bisa menyamai anak “paling jago” di tim olahraga atau kelas menari, harapan orangtua, dan sebagainya. Anda juga boleh menyebutkan pengalaman pribadi di anak saat dia melangkah mundur. Tentunya saja, kualitas-kualitas yang didiskusikan oleh disederhanakan untuk anak yang lebih kecil. Dengan menggunakan tempat air, tuangkan air sedikit demi sedikit ke dalam mangkuk. Setiap kali Anda menuangkan air, sebutkan sesuatu atau minta si anak untuk menyebutkan yang dia miliki—darinya yang sesungguhnya. Ini bisa termasuk hal-hal seperti menemukan bakatnya dan mengembangkannya, mengurangi waktu melakukan hal-hal yang kurang penting dan menambah waktu untuk belajar, tidak membandingkan diri dengan anak yang "t“rbaik", melakukan hal-hal baik pada sesama membuat “kemenangan pribadi”—menuliskan semua sifat baik yang dimilikinya, berkumpul dengan teman-teman yang mengenali kelebihannya, membaca kisah orang yang mencapai sesuatu yang hebat, meskipun memiliki kelemahan atau kekurangan, dan sebagainya. Pada akhirnya, saat mangkuk terisi penuh oleh air, si anak akan bisa melihat uang logam itu lagi—“harta tersembunyi”-nya akan bisa dilihat oleh semua orang. (Ilusi optikal ini bisa dilakukan saat mangkuk terisi penuh oleh air dan cahaya terbelok sehingga anak bisa melihat pabtulan uang logamnya.) |